Search by Price
Cek Ongkos Kirim
jne
Jam Operasional
Senin - Jumat:
09.00 WIB - 17.00 WIB

  Sabtu, Minggu dan Hari Besar Libur
ShoutBox
loading...
My Shopping Cart
0 Items
- Rp. 0

Yuk, Deteksi Hubungan Cintamu Sehat atau Tidak !

Geligis, lama sebuah hubungan tidak bisa menjadi pengukur suatu hubungan berjalan dengan sehat ataukah tidak selama ini. Meskipun Geligis dan pasangan sudah menjalin hubungan selama bertahun-tahun, apa artinya jika dijalankan dengan banyak pertengkaran dan perasaan tidak nyaman? Bisa jadi hubungan kalian berdua memang tidak sehat.

Lalu, bagaimana cara mengetahui apakah sebuah hubungan percintaan, baik itu pacaran ataupun pernikahan, sehat atau tidak sehat? Nah, Peri Gigi akan memberi beberapa perbandingan hubungan sehat dan tidak sehat!

Tulus atau tidak?

Setiap cinta selalu mengandung unsur ketulusan. Tidak ada rasa pamrih saat memberi. Geligis dan pasangan telah merasakan arti ketulusan dalam hubungan cinta ini. Apakah Geligis selalu ingin membagi hal-hal baik dengan pasangan dan selalu berpikir untuk membuatnya senang? Atau justru sebaliknya, Geligis selalu berharap ia akan melakukan hal ini dan itu untuk menyenangkan Geligis? Jika pertanyaan kedua adalah jawabannya, mungkin hubungan Geligis bukan hubungan yang sehat, namun hanya sebuah ambisi semata.

Menerima atau Mengubah?

Kita tahu setiap orang punya kelebihan dan kekurangan, juga diri kita sendiri. Menerima sosok lain dalam suatu hubungan dengan apa-adanya memang tidaklah mudah. Jika Geligis menginginkan pasangan berubah sesuai keinginan Geligis. Atau sebaliknya, pasangan selalu ngotot agar Geligis mengubah kebiasaan buruk demi dia. Ini adalah tanda hubungan cinta yang tidak sehat. Benar, cinta bisa mengubah seseorang jadi lebih baik. Tapi tidak dengan sebuah paksaan, melainkan dengan penerimaan dan dukungan.

Nyaman atau Terpaksa?

Saatnya bertanya pada diri Geligis sendiri. Apakah Geligis merasakan rasa nyaman dengan hubungan ini ataukah justru merasa tersiksa dan terpaksa? Hubungan sudah lama terjalin namun selalu terjadi konflik yang sama dan menyakitkan. Terasa sangat sulit untuk saling memahami satu sama lain. Namun di sisi lain, Geligis juga merasa takut patah hati jika putus cinta, maka hubungan pun terpaksa terus dipertahankan. Jika tanda-tanda di atas Geligis rasakan, ada baiknya membicarakan pada pasangan. Tak ada salahnya memikirkan untuk berpisah daripada menjalani sebuah hubungan yang sudah tidak sehat dengan terpaksa.

Jalan Keluar atau Balas Dendam?

Apa yang Geligis dan pasangan lakukan setiap terjadi konflik? Apakah menyelesaikannya dengan bijak, mencari jalan keluar bersama-sama? Atau justru setiap pasangan melakukan kesalahan yang ada dalam pikiran Geligis hanyalah bagaimana caranya membalas dendam? Dalam rasa cinta yang sebenarnya tidak ada istilah membalas dendam. Jika Geligis seringkali mengalami rasa ingin membalas dendam pada kesalahan pasangan, ini adalah kebencian yang tersembunyi.

Bangga atau Malu?

Rasa saling mencintai selalu menimbulkan rasa bangga terhadap orang yang kita cintai. Ada kelebihan-kelebihan dalam dirinya yang membuat kita selalu tambah mencintainya setiap saat. Sekarang coba tanyakan beberapa pertanyaan ini pada diri sendiri. Apakah Geligis merasa malu saat bertemu teman lama dan pasangannya, karena si dia kurang keren? Jika ngobrol-ngobrol dengan teman dekat, Geligis cenderung menceritakan keburukan daripada kebaikannya? Masih mengulur waktu untuk mengenalkan pasangan pada keluarga dan teman padahal si dia sudah sangat menginginkannya? Jika tiga pertanyaan tersebut jawabannya adalah “ya” sudah jelas ada yang salah dengan cara Geligis mencintainya.

Setelah menanyakan beberapa pertanyaan di atas dengan jujur, tentu kini Geligis bisa memutuskan apakah hubungan cinta Geligis dan pasangan sehat atau justru tidak. Jika Geligis merasakan tanda-tanda yang salah dalam mencintai pasangan dalam diri sendiri, sedangkan si dia masih mencoba bertahan dan bersikap baik, cobalah untuk memperbaiki diri sendiri dan mencintainya dengan lebih baik. Sebaliknya, jika dirasa pasangan menunjukan tanda-tanda hubungan yang mulai tidak sehat, bantu dan dukunglah ia untuk kembali membangun hubungan yang baik dan sehat bersama. Namun jika dari kedua belah pihak telah menunjukan ciri-ciri hubungan yang tak sehat, sebaiknya pikirkan kembali untuk meneruskan atau menghentikan hubungan cinta ini.

 

With Love heart

Peri Gigi

5 Simbol Pengikat Persahabatan
5 Simbol Pengikat Persahabatan
Mencari teman memang mudah ya Geligis, tapi mencari sahabat sejati itu tentu susah. Saat sudah menemukan seseorang yang klop banget dengan kita, selalu ada di saat suka dan duka, bisa berbagi dalam banyak hal, saling mengisi dalam keseharian, ... read more
Sekolah VS Kuliah
Sekolah VS Kuliah
Holla Geligis, buat kamu-kamu yang akan mulai menginjak dunia baru yaitu perkuliahan pasti deg-degan nih. Sama gak sih dunia kuliah dengan dunia sekolah? ... read more
3 Hal yang Bikin Gebetan Kabur
3 Hal yang Bikin Gebetan Kabur
Ketemu lagi sama Peri Gigi, kali ini kita bakal membahas tentang beberapa hal yang bisa bikin gebetan kabur! Perlu banget Geligis tahu sebab-sebab gebetan kabur dan batal PDKT, jangan-jangan ada yang salah dengan sikap kita. ... read more