Search by Price
Cek Ongkos Kirim
jne
Jam Operasional
Senin - Jumat:
09.00 WIB - 17.00 WIB

  Sabtu, Minggu dan Hari Besar Libur
ShoutBox
loading...
My Shopping Cart
0 Items
- Rp. 0

Kenapa si Kecil Suka Menghisap Jari ?

Ada-ada saja tingkah menggemaskan si kecil. Menghisap jari salah satu kebiasaan yang dilakukan sebagian besar bayi. Biasanya karena alasan kebersihan orang tua akan melarang anaknya untuk memasukkan tangan ke mulutnya. Tapi tahukah Geligis, apa alasan si kecil suka memasukkan jari ke mulut?

Menurut beberapa penelitian memasukkan jari ke mulut adalah dorongan alami bayi, bahkan selama di kandungan bayi pun sudah melakukannya. Selain untuk makan, bagi si kecil mulut juga berfungsi untuk mengeksplorasi dan menghisap jari memberi rasa nyaman tersendiri.

Sebelum bisa meraih benda-benda lain, si kecil hanya bisa menemukan tangannya, lalu dimasukkan ke dalam mulut. Itu menjadi salah satu alasan mengapa si kecil menyukai memasukkan tangan ke dalam mulut. Ketika merasakan rasa nyaman saat memasukkan jari ke mulut, maka si kecil pun melakukannya lagi dan lagi. Biasanya hal ini berlangsung pada usia 3 bulan hingga usia 2 tahun. Usia 1,5 tahun adalah usia di mana si kecil memasuki tahap oral, sehingga sangat suka memasukkan benda ke mulut.

Untuk mengatasi ketergantungan memasukkan dan menghisap jari dalam mulut si kecil, Geligis bisa melakukan beberapa tahapan berikut:

  • Jangan melarangnya terlalu keras, karena bisa membuat si kecil merasa terancam dan takut.

  • Berikan anjuran dan arahan dengan tidak menggunakan kata "tidak" atau "jangan", karena hanya akan mendorong si kecil melakukannya secara diam-diam.

  • Alihkan perhatiannya secara perlahan. Misalnya, dengan memberikan finger food atau buah-buahan sebagai camilan.

  • Jika si kecil sudah berusia di atas 2 tahun Geligis bisa memberinya penjelasan secara sederhana bahwa tangan mengandung kuman dan bisa menyebabkan sakit.

  • Mengajarinya rajin mencuci tangan sejak dini dan menggunting kuku. Ketika si kecil sadar akan kebersihan tangannya ia akan enggan memasukan jarinya ke mulut.

Meski pada umumnya si kecil hanya memasukkan jari atau menggigiti kuku, namun ada beberapa anak yang sampai pada tahap suka menggigit temannya atau benda-benda asing di sekitarnya. Jika si kecil berprilaku seperti ini, ada baiknya Geligis konsultasikan pada psikolog anak agar mendapat solusi yang tepat. Selalu dampingi tumbuh kembang si kecil, agar Geligis bisa selalu memahami kebiasaannya. Dengan begitu Geligis akan tahu hal apa yang dibutuhkan dan diinginkan si kecil.

 

Happy Parenting smiley

Peri Gigi

7 Trik Rahasia Jadi Lebih Pintar
7 Trik Rahasia Jadi Lebih Pintar
eligis, tambah pintar dan berwawasan luas nggak cuma dengan sekolah, kuliah, baca buku pelajaran saja lho. Sebetulnya banyak banget cara-cara asik supaya kita jadi tambah pintar dan up to date melalui kegiatan sehari-hari. ... read more
Rambut Tetap Sehat Saat Berhijab
Rambut Tetap Sehat Saat Berhijab
Geligis, menyambut Ramadhan masih ragu untuk berhijab dengan alasan takut rambut dan kulit kepala tidak sehat? Memang mitos hijab bisa membuat rambut rusak, lepek, rontok, kulit kepala gatal dan ketombean itu tidak seluruhnya salah. ... read more
5 Film Cinta Paling Romantis Versi Peri Gigi
5 Film Cinta Paling Romantis Versi Peri Gigi
Holla Geligis, tau nggak, katanya kisah cinta memang jadi salah satu tema film paling banyak dimintai orang-orang di seluruh dunia lho! ... read more