Search by Price
Cek Ongkos Kirim
jne
Jam Operasional
Senin - Jumat:
09.00 WIB - 17.00 WIB

  Sabtu, Minggu dan Hari Besar Libur
ShoutBox
loading...
My Shopping Cart
0 Items
- Rp. 0

Yuk, Cari Tau Asal-Usul Santa Claus!

Salah satu ikon Natal yang sering kita temui menjelang akhir Desember adalah si kakek gendut dengan jenggot putih tebal berpakaian dan bertopi merah, dengan suara tawanya yang khas, ho ho ho ho. Yup! Siapa lagi kalau bukan Santa Claus! Geligis pasti udah kenal donk dengan Santa Claus. Menyambut Natal dan Tahun Baru di pusat perbelanjaan dan toko-toko biasanya Santa Claus dan pohon Natal menjadi ciri khas menyambut Natal.  

Menurut legenda Santa Claus adalah tokoh khayalan yang tinggal di Kutub Utara. Makanya tuh, pakaiannya sekilas mirip suku eskimo tapi warnanya lebih 'ngejreng' ya, merah. Santa Claus akan membuat mainan-mainan sepanjang tahun untuk kemudian dibagikan pada anak-anak di malam Natal sebagai hadiah Natal untuk anak-anak yang baik. Cerita tersebar dari mulut ke mulut dan sosok Santa Claus pun semakin populer. Tidak hanya di negara-negara Eropa Santa Claus juga terkenal di negara-negara lain hingga ke Indonesia. Dengan banyak beredarnya cerita sosok Santa Claus, tiap negara punya versi Santa Claus berbeda-beda, karena penyesuaian dengan kebudayaan masing-masing.

Denmark

Denmark mempunyai sosok Santa seorang manusia kerdil atau kurcaci bernama Tomte dan Nisse. Dua kurcaci ini menggunakan pakaian abu-abu dan topi kerucut merah. Tomte dan Nisse akan menjadi ramah dan baik hati pada anak-anak yang baik, sebaliknya ia akan menjadi galak dan pemarah pada anak yang nakal. Pada malam Natal dua kurcaci ini akan membagikan mainan pada anak-anak. Kisah tentang dua kurcaci ini menyebar hingga ke Norwegia, Finlandia dan Swedia. Di Skandinavia Tomte dikenal dengan nama Yule Goat.

Belanda

Sinterklaas adalah panggilan Santa Claus di Belanda. Berdasarkan kisah Santo Nikolas Belanda tetap mengabadikan sosoknya dalam wujud Pak Tua yang baik hati dan ramah. Ia akan mendatangi tiap rumah pada malam Natal untuk memberikan hadiah. Sinterklaas akan datang pada malam 5 Desember sekaligus sebagai peringatan kematian Santo Nikolas tanggal 6 Desember. Sinterklaas masuk ke rumah-rumah melewati cerobong asap, meletakan hadiahnya di kaus kaki yang digantung di kamar atau di depan pintu. Pada abad ke 18 Santa Claus di Belanda dikenal juga dengan De Goede Sint bersama asistennya Zwarte Piet atau Si Piet Hitam. Menurut legenda Piet Hitam bertugas memukul anak-anak yang nakal dan memasukannya ke dalam karung saat malam Natal.

Jepang

Hoteiosho dalah Santa Claus versi Jepang, digambarkan sebagai dewa berwujud pendeta tua berbadan gemuk, baik hati, berjubah merah dan memanggul tas kain yang besar. Konon dari legenda yang tersebar Hoteiosho mempunyai mata di bagian belakang kepalanya untuk mengetahui apakah anak itu adalah anak nakal atau anak baik. Hoteiosho punya kebiasaan membagikan hadiah kepada anak-anak baik di malam Natal.

China

Dun Che Lao Ren yang berarti Kakek Natal, legenda ini berasal dari China. Seorang kakek tua berpakaian tradisional China dengan topi caping dan berjenggot putih tebal. Ia akan mendatangi kamar anak-anak baik secara diam-diam di malam Natal lalu meletakkan hadiah di dalam kaus kaki yang sudah disiapkan.

Inggris

Father Christmas adalah sosok Santa yang paling banyak diadopsi di dunia, termasuk di Indonesia. Kakek tua berwajah lucu, dengan jenggot dan kumis putih yang lebat, mengenakan mantel tebal dan membawa karung berisi mainan. Dulu mantel Father Chirstmas berwarna hijau tapi kemudian jadi lebih bervariasi ada yang bermantel merah juga. Father Christmas mengendarai kereta yang ditarik rusa untuk mendatangi satu per satu rumah yang dihuni anak-anak yang baik.

Italia

Di Italia anak-anak kecil akan menunggu hadiah dari La Befana saat malam Natal. La Befana adalah legenda yang mirip Santa Claus berasal dari Italia. Digambarkan dengan sosok nenek sihir dan sapu terbang. Ia akan berkeliling pada malam Natal dan memberikan hadiah berupa mainan pada anak yang baik, sebaliknya ia akan memberikan arang yang panas pada anak yang nakal.

Prancis

Di Perancis ada legenda tentang Pere Noel dan La Pere Fouttard, konon dua sosok ini datang dari Spanyol ke Prancis pada malam Natal. Dua sosok berlawanan yang datang di malam Natal ini digambarkan dengan sosok pak tua berjenggot, tubuhnya agak bungkuk dan mengenakan jubah yang panjang. Pere Noel atau dikenal juga Papa Noel di Spanyol dan beberapa negara Eropa lainnya bertugas membagikan hadiah untuk anak-anak baik. Sedangkan pasangannya La Pere Fouttard selalu membawa rantai berkarat untuk mengikat anak-anak nakal dan memotong lidah anak-anak yang suka berbohong.

Wah, Geligis… ternyata banyak ya versi Santa Claus dari berbagai negara! Walaupun berbeda sosok Santa Claus dari berbagai negara, intinya tetap mirip. Anak baik akan mendapat hadiah dan anak nakal akan diberi hukuman. Legenda Santa Claus ini  dibuat selain untuk memeriahkan malam Natal juga untuk memotivasi anak-anak untuk berbuat baik dan tidak nakal. Memberi hadiah pada anak-anak di malam Natal pun menjadi tradisi hingga saat ini.

 

Merry christmas! smiley

Peri Gigi 

Plus Minus Si Pacar Lebih Muda
Plus Minus Si Pacar Lebih Muda
Holla Geligis, punya gebetan yang umurnya lebih muda? Masih ragu-ragu untuk menjalani hubungan cinta dengan cowok yang lebih muda? ... read more
Kalimat yang Tidak Boleh Diucapkan pada Anak
Kalimat yang Tidak Boleh Diucapkan pada Anak
Sebagai seorang ibu banyak yang harus Geligis perhatikan, jika sedang berada bersama si kecil. Pada usia balita si kecil masih belum bisa menyerap semua informasi dengan baik seperti layaknya orang dewasa. ... read more
Benda-Benda Tak Terduga yang Disukai Anak
Benda-Benda Tak Terduga yang Disukai Anak
Benda-benda mahal dan mainan canggih ternyata belum tentu jadi benda favorit si kecil. Sebuah penelitian di Inggris mengungkapkan fakta yang cukup mengejutkan. Ternyata ada beberapa benda yang sederhana dan mudah ditemui di sekitar rumah, ... read more