Search by Price
Cek Ongkos Kirim
jne
Jam Operasional
Senin - Jumat:
09.00 WIB - 17.00 WIB

  Sabtu, Minggu dan Hari Besar Libur
ShoutBox
loading...
My Shopping Cart
0 Items
- Rp. 0

Tips Memilih Undangan Pernikahan

Undangan pernikahan menjadi daya tarik tersendiri, khusunya bagi para tamu undangan. Undangan yang cantik bisa membuat para tamu semakin tertarik untuk menghadiri resepsi pernikahan Geligis dan pasangan. Undangan juga berperan penting sebagai pengingat hari bahagia Geligis, tentu undangan yang cantik akan menjadi pengingat hari bahagia yang menarik. Dalam mempersiapkan sebuah pernikahan Geligis juga perlu memilih undangan yang pas. Yuk, cari tahu dulu hal apa saja yang perlu diperhatikan saat memilih undangan pernikahan!

 

Tentukan Tema Undangan

Pertama yang perlu diperhatikan adalah menentukan tema undangan yang akan digunakan. Serasikan tema undangan dengan tema resepsi pernikahan. Misalnya, Geligis menggunakan tema resepsi bergaya klasik maka tentukan juga tema undangan yang sesuai tema klasik, dengan warna gold, perak, kelabu, merah, ungu tua. Jika menggunakan tema adat, Geligis bisa memilih undangan berwarna cokelat muda, cream, merah marun atau hijau lumut. Geligis bisa mencari referensi di internet, seperti jenis kertas, ukuran dan warna undangan. Dengan begini, saat sampai di tempat percetakan undangan Geligis sudah tahu tema seperti apa yang diinginkan, sehingga Geligis tak terlalu dibingungkan dengan banyaknya pilihan desain yang ditawarkan pihak percetakan undangan.

 

Pilih Percetakan yang Baik

Jangan buru-buru tergiur harga murah meriah, cari tahu dulu tentang percetakan undangan yang akan Geligis pilih. Geligis bisa meminta referensi dari teman atau keluarga yang sudah pernah mencetak undangan pernikahan. Apalagi untuk percetakan undangan online, Geligis wajib mencari tahu alamat dan nomor kontak yang jelas, untuk menghindari aksi penipuan. Percetakan yang baik dan berpengalaman akan membantu Geligis memilih desain undangan yang sesuai, memberi masukan-masukan mengenai jenis kertas, warna, dan desain yang cocok. Ada baiknya, Geligis mencari referensi harga dan kualitas dari beberapa toko percetakan undangan supaya mendapatkan pilihan terbaik.

 

Perhatikan Detail Undangan

Agar tidak terjadi kesalahan pada cetakan undangan, perhatikan setiap detail. Mulai dari tanggal, lokasi, jumlah undangan yang hendak dicetak dan sebagainya. Biasanya percetakan yang baik akan mencetak satu sampel undangan sebelum dicetak dalam jumlah banyak. Sampel undangan tersebut akan diperlihatkan kepada Geligis untuk diperiksa setiap detailnya, jika sudah oke baru akan diperbanyak. Jumlah undangan disarankan untuk mencetak lebih dari kuota tamu undangan yang sudah direncanakan. Hal ini untuk menjaga kalau-kalau ternyata ada teman atau kerabat yang terlewat masuk daftar undangan, sehingga Geligis tidak perlu repot mencetak ulang undangan.

 

Untuk hasil yang memuaskan Geligis perlu mempersiapkan cetak undangan dari jauh-jauh hari, karena undangan termasuk hal yang penting dalam suatu resepsi pernikahan. Jangan ragu meminta pendapat dari keluarga, calon pendamping, dan teman terdekat untuk rancangan undangan pernikahan Geligis, dan cari referensi sebanyak-banyaknya untuk mendapatkan hasil undangan terbaik.

 

With Love  heart

Peri Gigi

 

 

 

Kalimat yang Tidak Boleh Diucapkan pada Anak
Kalimat yang Tidak Boleh Diucapkan pada Anak
Sebagai seorang ibu banyak yang harus Geligis perhatikan, jika sedang berada bersama si kecil. Pada usia balita si kecil masih belum bisa menyerap semua informasi dengan baik seperti layaknya orang dewasa. ... read more
Tips Memilih Jasa Catering Pernikahan
Tips Memilih Jasa Catering Pernikahan
Sajian hidangan di pesta pernikahan menjadi salah satu hal penting yang perlu disiapkan sebaik mungkin. Karena merupakan salah satu poin penting yang akan diingat para tamu undangan meski pesta telah selesai. ... read more
Dulu Benci Sekarang Cinta
Dulu Benci Sekarang Cinta
Holla Geligis, tema cinta memang serasa gak habis-habis dibahas ya.. Peri Gigi mau tanya deh, kamu pernah gak mengalami yang namanya ‘Benci jadi Cinta’? ... read more